Saturday, April 10, 2010

Fresh Oranges Kebaya




Hmmmm...kebaya ini bahannya bagus banget, karena garis ceplok bunganya tegas. Warnanya perpaduan antara orange dan krem, membuat kesan segar dan manis.
Dibutuhkan bahan 2 meter untuk membuat kebaya ini.
Untuk menegaskan kesan fresh pada kebaya, tambahkan list warna orange dari bahan sifon. Cukup dengan panjang bahan 1/2 meter saja. List dibuat mirip list blazer, yaitu memanjang dari kerah hingga bagian perut. List memutus di bagian perut, dan dilanjutkan dengan tumpal bahan.
(Jika bahan tidak ada tumpal, maka tumpal bisa dibuat dari ceplok bunga yang di tempel dan dibordir pinggir,sesuai bentuk bunga).
Di bagian putusan antara list dan tumpal beri pita dengan bahan senada dengan list, atau bisa juga bubuhkan bros warna orange atau kuning, untuk menutupi bagian putusan itu.
Sebagai dalaman, pilih warna krem keemasan, senada dengan warna krem brokat, sebagai bustie. Pemilihan warna ini agar warna orange pada ceplok bunga muncul.
Padukan kebaya dengan kain batik warna mendekati coklat muda dan orange, untuk tampilan lebih fresh.

Bahan brokat : Mumbai Textile, Mayestik jakarta
Bahan batik&kain sifon : Pretty Textile, Mayestik Jakarta
Bros : Pasar Mayestik lantai dasar
Penjahit : LASMI tailor, pasar Mayestik, Jakarta

Kebaya Midodareni



19 April 2009 boleh jadi adalah hari paling bersejarah buat kakakku, Endah. Akhirnya ia menikah juga. Namanya hari sakral,pastinya ingin penampilan terlihat perfect.
Setelah sore hari sebelum hari H pernikahannya, secara adat JAwa, kakakku melakukan prosesi siraman dan dilanjtkan dengan prosesi midodareni di malam harinya.
Karena sudah ditetapkah bahwa kebaya yang akan ia kenakan tidak ikut menyewa dari rias penganten, maka aku dan kakakku pun mengeluarkan semua ide untuk membuat satu setel kebaya dan bawahan untuk digunakan saat midodareni.

Agar kebaya terkesan simple tapi tidak pasaran, maka dipilihlah bahan untuk kebaya adalah brokat putih tulang dengan ceplok bunga minimalis. Bahan ini tergolong agak mahal, 1 meternya 57 ribu. Dan untuk membuat kebaya ini diperlukan bahan 2 meter dengan lebar 1,25 m.
kebaya dibuat model kerah tempel setengah, ala kebaya modern yang dipopulerkan oleh Ibu Anne Avantie. Tapi jangan salah dulu, karena ide kami ini tidak mencontek dari desain2 beliau.
kebaya ini cukup simple, sangat jauh bila dibandingkan dengan kebaya2 made by Anne Avantie yang syarat ornamen dan hiasan kristal.
KEbaya dibuat sampai bawah panggul, dengan model bagian depan terbuka di atas, dan cukup menggunakan satu kancing kait di bagian perut.
Supaya terkesan istimewa, bustie atau kemben tidak dibuat dari bahan satin atau santung polos, namun dari bahan corak batik Jogjakarta, dengan warna dominan putih dan coklat.nah, dengan begitu, motif batik ini akan terlihat dari balik kebaya brokat putih, sehingga siluet yang nampak adalah kebaya dengan motif batik di dalamnya.
padukan dengan bawahan jarit modern ( rok panjang pipa) dengan motif batik senada dengan bustie. Hmmm...lumayan simple tapi tetap terkesan mewah, bukan?

Brokat : Toko Textile Mumbai, Mayestik, Jakarta (suggestion : kalo mau dapat diskon dari juragannya, belinya yang banyak, dan rayu bosnya biar harga diturunin, hihihi)
Batik : Betik Keris
Penjahit : Laris Taylor, Bendungan Hilir, Jakarta
Make Up & HAir Do : tim tata rias Ibu Hari Trilunggono, Magelang